Seminar Nasional ( Menangkal Radikalisme Dalam Upaya Menjaga Keutuhan Bangsa dan Negara Melalui Pendekatan Kearifan Lokal )

Ternate. 2021, Fakultas Hukum Unkahir menggelar Seminar Nasional dengan Tema “ Menangkal Radikalisme Dalam Upaya Menjaga Keutuhan Bangsa dan Negara Melalui Pendekatan Kearifan Lokal” Seminar Nasional Tersebut Berlangsung di Aula Nuku Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Khairun Kampus II Gambesi.

Seminar tersebut, menghadirkan narasumber Guru Besar dari Universitas UIN Allaudin Makassar Prof. Dr. Siti Aisyah Kara, Dosen Dari Univeritas Indonesia Bapak Dr. Heru Susetyo, Ketua MUI Kota Ternate, Usman Muhammad, Sekretaris Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Hidayatussalam dan Lingkar Perdamaian Ali Fauji. Kegiatan ini Turut Hadir Serta Wakil Rektor III Dr. Syawal Abdulajid, S.H., M.Hum, Para Dekan Dan Wakil Dekan Serta Dosen, FKPT dan Mahasiswa Fakultas Hukum Unkhair dengar Menerapkan Protocol Kesehatan Covid -19. Seminar Tersebut Dibuka secara resmi Oleh Dekan Fakultas Hukum Bapak. Jamal Hi. Arsad, S.H., M.H Dalam sambutannya Dekan Fakultas Hukum Bapak. Jamal Hi. Arsad, S.H., M.H mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa/mahasiswi terkait Terorisme ditanah air. Mahasiswa harus paham betul dalam bidang radikalisme sebagaimana bisa pertahankan pancasila. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan dengan Pemaparan Materi dari masing-masing 5 narasumber diantaranya, mencegah radikalisme melalui pendekatan sosial budaya oleh Heru Susetyo, menangkal radikalisme melalui pendekatan Islam oleh Usman Muhammad, Nilai – Nilai Kearifan Lokal Moloku Kie Raha Oleh Hidayatussalam. Serta Materi Radikalisme menjaga keutuhan bangsa dan negara berbasiskearifan lokal (Analisis Gender) Oleh Prof. Dr. Siti Aisyah Kara. Materi kemuadian di tutup dengan Judul Pola Perekrutan kelompok teror di indonesia dulu dan sekarang serta upaya penanganan yang disampaikan oleh Ali Fauji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *